|
AL-Ghuroba' Tolak Terkait Dengan Teroris |
|
|
|
|
Tuesday, 01 September 2009 |
|
Jakarta,(APIndonesia.Com). Pemilik Perusahaan Jamu (PJ) Al-Ghuroba', Widodo, menolak apabila nama perusahaannya ada hubungannya dengan nama organisasi mahasiswa Indonesia dan Malaysia di Pakistan yang diduga merupakan sel baru dari organisasi teroris Al Qaeda.
Al-Ghuroba' merupakan perusahaan jamu (PJ) di Sukoharjo yang kebetulan namanya sama dengan organisasi yang diikuti Mohammad Jibril yang diduga terlibat dalam aksi terorisme di hotel JW Marriott dan Ritz Carlton beberapa waktu lalu itu. “Kami telah menggunakan nama Al-Ghuroba’ sejak tahun 1994, tidak terkait sama sekali dengan aktifitas apapun dengan organisasi Al Ghuroba Pakistan dan cabang-cabangnya, maupun petingginya.” tutur Widodo dalam keterangan pers yang diterima APIndonesia.Com di Jakarta, Selasa (1/9/2009). Widodo mengatakan, nama PJ. Al-Ghuroba’ sudah didaftarkan ke Dirjen HAKI melalui jasa Indopaten di kota Solo. Terdaftar dengan penggunaan min (-) setelah kata al, dan menggunakan tanda petik (') setelah kata ghuroba. Menurut Widodo tindakan teroris yang mengatas namakan Islam ataupun Jihad fii sabilillah yang sebenarnya justru merusak nama baik Islam itu sendiri. “Sebuah kekonyolan dalam berfikir dan pemahaman, yang menganggap tindakan teror, pembunuhan, dan semisalnya sebagai suatu bentuk Ibadah yang mulia di dalam Islam,” ujarnya. Pasca penangkapan Mohammad Jibril belakangan ini muncul sebuah nama organisasi bernama AL Ghuroba yang disinyalir oleh Polisi pada waktu Jibril menimba ilmu di Pakistan dia bergabung dengan organisasi tersebut. Belakangan, kepolisian juga mengaitkan Al Ghuroba dengan Al Qaeda. Dugaan ini diperkuat setelah salah satu anggotannya, Gun Gun Rusman Gunawan terbukti mengantar dana dari Al Qaeda untuk aksi bom Hotel JW Marriott, Jakarta pada 2003 silam. (ano/rel/*)
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com All right reserved |