|
Jawa Barat Kirimkan Tim Kebudayaan Unggulan Untuk IITF 2008 |
|
|
|
|
Wednesday, 13 February 2008 |
|
Jakarta,(Apindonesia.Com). Jawa Barat yang memiliki keanekaragaman produk wisata nampaknya akan salah satu peserta yang optimis pada pehelatan Travel Fair terbesar yaitu IITF 2008 (Indonesia International Travel Fair) 2008 akan yang akan digelar pada tanggal 27-30 Maret 2008 di Balai Kartini Expo dengan mengusung tema “Plan your holiday ahead ”
Kepala Dinas Pariwisata Jawa Barat, Budhyana menyatakan, Wisatawan Nusantara tahun 2007 lalu bernilai 87 triliun Rupiah dan Jawa Barat menyumbang seperempat atau sekitar 20 Triliun Rupiah. “Kami mendukung dan mengunakan kesempatan berpromosi dengan aggressive pada IITF 2008” ungkap Budhyana pada ketika di hubungi situs berita APIndonesia.Com, Rabu, (13/2). Budhyana juga akan mengirimkan tim kebudayaan unggulan akan tampil pada acara yang rencananya akan dibuka langsung oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Bapak Jero Wacik. Sendratari sang maung mengilustrasikan kebangkitan pariwisata Indonesia juga akan hadir pada panggung pertunjukan IITF 2008. Hal senada juga di katakan Panca R Sarungu ketika di temui situs berita Apindonesia.Com, Direktur Proyek IITF 2008 mengatakan, pihaknya ingin mengedukasi masyarakat Jakarta dan sekitarnya untuk mendapatkan informasi liburan sekaligus melakukan pembukuan lebih awal untuk weekend dan musim liburan sekolah tentunya dengan harga special. Untuk target tersebut panitia menganggarkan promosi senilai 2 Milyar Rupiah. “Kami yakin target pengunjung sebanyak 30.000 warga Jakarta dan sekitarnya khususnya menengah keatas dengan pembukuan transaksi senilai 25 milyar Rupiah selama 3 hari pameran akan tercapai” jelas Panca beroptimis. Dalam rangkaian IITF 2008 penyelengara membuka hari pertama, 27 Maret hanya untuk kalangan Trade yaitu travel agent, PCO, event manager corporatea dan media termasuk peserta dari Jawa Barat untuk melakukan transaksi Business to Business (B2B). Selain itu panitia juga akan mengundang sedikitnya 3000 kalangan korporat yang terdiri dari sekertaris dan penentu keputusan perusahaan yang ingin mendapatkan informasi Meeting, Incentives, Convention & Exhibition (MICE). Sedikitnya 6 National Tourism Organization (NTOs) dari Malaysia, India, Philippine, Thailand, Turkey, Mesir dan Tunisia akan berpartisipasi menyasar pasar Outbound Indonesia. Organisasi yang telah menyatakan dukungan adalah ASTINDO (Assosiasi Penjual Tiket Langsung Indonesia), ASITA Jakarta dan Bali, Masyarakat Pariwisata Indonesia dan Dinas Pariwisata Jakarta. (Setyawan) |